2.BINTANG
Ketika umurku berumur sudah 4
tahun aku memasuki masa playgrup dan pada saat itu aku mulai memulai
petualanganku walaupun membuat ibuku pingsan.pada suatu ketika aku ingin tau
lingkungan yang jauh dari radius aman dari rumahku.ketika itu aku mengajak
sahabat baruku untuk bermain di sebauh tempat yang sebagian banyak orang menganggap tempat itu angker jika
dikunjungi.saat itu aku memberanikan kesana ”ayo tak jak ning tempat kono
koyone seru” ajak ku kepadannya.sebuah pemandangan kehijauan gelap dan sebuah
batu nisan diantara semua batu nisan yang ada saat aku hanya bermain dengan
imajinasi yang ada. “mas ini tempat e medeni aku takut e…..” dengan suara yang
setengah gagap dia tetap menemaniku.disaat matahari sudah setengah perjalanan
orang –orang pada mencari kami dan pada saat yang sama seorang kakek lewat
dengan membawa sebuah bunga tabur kami langsung mengahmpirinya. ”pak koe lagi
ngopo e” tanyaku dengan suara anak kecil.lalu bapak itu menaburkan bunga yang
harum dan masih fresh kesebuah liang
lahat.
Aku sontak merasa bingung kenapa
bapak itu menaburkan bunga kepada tanah itu dan aku di kasih sebuah nasihat
yang nggak bakal aku lupakan terhadpnya yaitu “jagalah orang yang kau sayangi
kelak kau akan sukses menjajaki kehidupan yang teramat sulit ini tanpa bantuan
mereka kau tidak bakalan sukses dan jadilah bintang yang menyinari malam ”.kata
bapak itu membuat goresan bekas di hatiku dan sahabatku .ketika hari mulai
sore saat itulah ketika orang-orang
berhasil menemukan kami dan dikembaikan ke orang tua masing-masing.dan membuat
ibuku berlinang airmata dan pingsan ketika aku berkelana sampai sore.
